Sabtu, 23 Februari 2008

SUCINYA CINTA KASIHMU

Judul : AYAT - AYAT CINTA
Penulis : Habiburrahman El - Shirazy
Penerbit : Republika
Tebal : 420 Halaman
Setiap insan pasti mempunyai rasa cinta, Baik rasa untuk mencintai ataupun rasa dicintai. Namun tidak sedikit cinta yang mereka punyai itu tidak berarti apa - apa baginya, karena salah dan kelirunya memaknai arti cinta itu sendiri. Itulah mungkin pesan yang akan disampaikan oleh penulis pada novel yang berjudul AYAT - AYAT CINTA ini. Novel yang juga dirilis dalam bentuk layar lebar ini ternyata mempunyai atensi yang sungguh signifian dari para pembaca setianya.
Pasalnya pada awal mula membuka novel ini saja kita telah disuguhi dengan komentar para masyarakat yang mayoritas dari pada mereka menyambut baik dengan kedatangan novel ini. Membuka halaman pertama kita dijumpai dengan kegiatan sehari - harinya tokoh utama yaitu fahri, yang mana penulis berhasil memerankan tokoh fahri sangat hidup dengan backround kota Cairo pada musim panas, yang seakan - akan kita berada disana. bahkan kita pun seakan menjadi fahri, ini dapat dirasakan karena memang penulis bercerita tentang fahri dengan memakai sudut pandang orang pertama yaitu aku.
Novel pertama yang ditulis oleh kang Abik - begitulah Habiburrahman El - Shirazy sering dipanggil oleh adik - adiknya - ini sungguh sangat mengesankan pasalnya novel ini bukan sembarang novel pada umumnya, didalamnya sungguh sangat banyak ajaran - ajaran yang dapat kita ambil, seperti contoh penulis mengemukakan metode hidup cara bertetangga secara islami, menghormati sesama ummat beragama, serta batasan - batasan antara laki - laki dan perempuanpun dibahas di dalam novel yang banyak digemari. Yang mana buku novel ini seakan bukan seperti novel pada umumnya akan tetapi seperti kitab fikih yang biasa dijadikan panduan kaum Muslimin untuk bertingkah laku. yang lebih unik penyampaian nilai nilai dakwah ini dituangkan dengan bahasa novel yang mana novel yang dirangkumkan hanya dalam kurun waktu 2 bulan ini jauh dari imej menggurui. dan kita yang membacanya pun seakan tidak seperti sedang membaca kitab fiqih. Keunikan itu bertambah ketika penulis menyertakan bahasa bahasa asing seperti Bahasa arab Fusha dan Amiyah, Jerman dan inggris disela - sela dialognya. maka tidaklah salah jikalau novel yang pernah mendapatkan penghargaan sebagai peraih pena award Novel terpuji Nasional 2005 dan peraih penghargaan the most favorite book 2005 ini disebut sebagai Novel pembangun jiwa, karena memang semua yang ada didalamnya serta dialog - dialognya terdapat makna yang sungguh sangat dalam yang dapat membuat diri kita tertegun bersujud kehadapannya. Selain nilai nilai moral yang dihidangkan, adegan - adegan bercinta pun tidak kalah menariknya untuk disimak. Tidak salah memang, karena penulis mengusung judul dengan AYAT - AYAT CINTA maka tidaklah aneh kalau didalamnya banyak dialog dan adegan berbau cinta. Namun jangan negatif thinking dulu dong, memang kehidupan Fahri seakan dipenuhi dengan hubungan laki - laki dan perempuan. Terbukti tatkala perasaan Fahri diuji karena ia harus menjadi rebutan perempuan cantik nan sholehah.
Namun adegan ini tidak semata - mata memunculkan imej bahwa novel ini tidak islami karena penulis berhasil membawa peran Fahri menjadi seorang yang betul - betul bijaksana, sehingga ajaran - ajaran agama pun seolah menjadi landasan yang selalu dipegang oleh fahri dalam menentukan setiap tindakannya. Dan ini menjadi kekuatan terbesar yang terkandung dalam novel ini. So........jangan ketinggalan yah untuk membaca novelnya dan menonton filmnya agar kita dapat mengecap sucinya cinta dan kasih ilahi Robbi.

Tidak ada komentar: